It's All About Me

Hai, nama ku Yoe One Ariestya Niovitta (YOAN). Cukup dipanggil Yoe One atau Yuan atau Yoan atau Yoe, atau One. Banyak orang mengira itu adalah nama alay, tapi bukan, itu nama asli ku di akte kelahiran yang artinya Yoe always be number One ^_^

My First Experiance with Kurtis and Mr. David

OpenBTS ternyata sangat menarik! Menyenangkan sekali dapat belajar langsung bersama Ahlinya, Kurtis, yang datang jauh-jauh dari California, US. Semoga ilmu yang diberikan dalam satu hari saja dapat dikembangakan. Amin.

I Get 3th Place in Mahasiswa Berprestasi 2012 STIKOM Surabaya

Pemilihan yang diadakan pada awal April ini akhirnya mengeluarkan tiga orang pemenang yang memiliki poin nilai tertinggi dengan kreteria penilaian, yaitu Nilai IPK, Karya Tulis, Kegiatan Ko-Kurikuler, Kepribadian, dan Kemampuan Berbahasa Inggris.

Pengalaman Pertama sebagai Ketua Pelaksana Seminar Mozilla Firefox

Sebagai ketua pelaksana untuk pertama kalinya dalam acara seminar Mozilla yang juga pertama kali diselenggarakan di STIKOM Surabaya. Amazing! bisa beli printer buat ditaruh di LUG STIKOM (lug.stikom.edu)

Seminar HootSuite di Surabaya, Serunya Makan Lontong Balap

Seminar HootSuite di STIKOM Surabaya tanggal 1 Juli ini aku masih sebagai Ketua Pelaksananya loh! seru dan keren abis! makan Lontong Balap lagi, enak! Kapan-kapan kalau ada acara serupa jangan lupa hubungi aku yah! hhehehe

Selasa, 12 November 2013

Komputek-Yoe One: “Selagi Muda, Gali Potensi Diri dan Ukir Prestasi”

Cover tabloid Kompuek Edisi 853 - November 2013
Yoe One - Selagi Muda, Gali Potensi Diri dan Ukir Prestasi,

Usia yang masih belia bukan tolak ukur yang sesuai untuk Mahasiswa tingkat akhir Stikom Surabaya ini. Berbagai prestasi gemilang baik dibidang akademik ataupun organisasi ia gapai dengan cara yang tidak instan. Berkat modal itu salah satu alumni SMA Negeri 11 Surabaya ini, mendapat penghargaan sebagai Mahasiswa Berprestasi untuk tingkat Stikom Surabaya sekaligus tingkat Kopertis 7 Jawa Timur.

Saat wawancara, Yoe One ingin menyampaikan satu pesan atau mungkin ungkapan rasa terima kasih yang mungkin juga bisa kita pakai dalam kehidupan, "Saya menjadi seperti ini karena ada orang-orang yang lebih hebat dibelakang saya yang selalu mendukung saya. Mereka adalah keluarga, sahabat, teman, dan orang-orang yang sangat sayang pasa saya. tanpa mereka saya pun bukan apa-apa. Dan saya persembahkan ini untuk mereka."

Ingin mengenal lebih jauh tentang Yoe One Ariestya Niovitta? Simak wawancara kami,

Salam Kenal, sebagai perkenalan bisa cerita sedikit tentang latar belakang dan kesibukan Anda?
 Nama saya Yoe One Ariestya Niovitta, biasa disapa Yoe One (teman dll) atau Vitta (untuk keluarga besar). Saya sangat suka dengan nama saya, orang tua saya memberi nama itu dengan menyisipkan doa di saat orang memanggil saya Yoe One, maka ada doa untuk saya, karena Yoe One akan terdengan seperti You One = You are the one = You always be number one. Dan saya meyakini nama dan doa itu sehingga membuat saya pun selalu menjadi juara kelas dari SMP sampai tamat SMA di sekolah saya setiap tahunnya.

Sejak SMP saya hampir hanya fokus pada dunia akademik, kegiatan ekstrakulikuler pun hanya berkaitan dengan penulisan ilmiah dan penelitian di bidang biologi. Setelah memasuki SMA akhirnya saya mencoba mencari kesibukan baru, bermodalkan hobi menulis, saya tak meninggalkan dunia jurnalis bahkan hingga saat ini. Saya menjadi ketua Mading di SMAN 11 Surabaya dan berhasil menyabet gelar 25 Honorable Mention Deteksi mading untuk pertama kalinya bagi sekolah saya dan bagi saya tentunya pada tahun 2009.
 Saya sangat suka berenang, bahkan sampai saai ini saya selalu sempatkan berenang untuk menjaga kesehatan saya. Apalagi sejak menjadi mahasiswa, saya memiliki begitu banyak aktivitas, sejak 2011 hinggal saat ini saya adalah Pimpinan Redaksi untuk majalah kampus di STIKOM Surabaya, pernah juga setahun menjadi penyiar radio, menjadi bagian dari komunitas Linux User Group (LUG) STIKOM Surabaya, bahkan menjadi model untuk beberapa tema pemotretan.

Namun semua itu tidak lantas membuat saya lupa akan dunia akademik yang sudah saya bangun, saya kuliah di STIKOM dengan beasiswa penuh sejak semester empat hingga saat ini dan itu membuat saya juga harus menjaga keseimbangan nilai IPK setiap semester untuk tetap mempertahankan beasiswa, kemudian aktif dalam sebuah penelitian telekomunikasi OpenBTS, aktif membuat beberapa penelitian dan kegiatan ilmiah dalam Program Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Direktorat Jendral Perguruan Tinggi (DIKTI) dan mendapat dana hibah hingga 9 juta rupiah, menjadi Juara 1 Mahasiswa Berprestasi se-Jawa Timur tingkat Kopertis Wilayah 7, didaulat oleh Google sebagai Google Student Ambassador (GSA) di ASEAN dan oleh HootSuite sebagai HootSuite Campus Ambassador (HCA) di Indonesia. Salain itu juga pernah didaulat menjadi Mozilla Representative (MozReps) oleh Mozilla di Indonesia sejak akhir tahun lalu hingga Juni 2013, namun meski sekarang tak lagi menjadi MozReps, saya tetap aktif sebagai volunteer Mozilla di Indonesia.


Bagaimana Anda pada waktu itu bisa menjadi seorang GSA, HCA, dan MozReps?
Menjadi MozReps, GSA, dan HCA pada awalnya bagi saya adalah bertemu dengan salah satu staff atau orang-orang yang terlibat langsung dengan ketiga perusahaan besar tersebut. Kemudian berlanjut dengan memberikan kontribusi langsung dalam kegiatan yang mereka adakan, misalnya menghadiri beberapa kegiatan mereka di Surabaya dan membuat beberapa kegiatan dengan mereka di Surabaya. Kontribusi inilah yang kemudian berlanjut menjadi tawaran untuk bergabung lebih dalam sebagai perwakilan mereka. Namun, tentu saja tidak dengan begitu mudahnya saya diminta menjadi perwakilan mereka ada beberapa proses dan seleksi yang dilakukan serta penilaian dan pemantauan yang mereka lalukan pada saya.

Apa saja kriteria umum yang dicari untuk bisa mejadi GSA, HCA, dan MozReps?
Kreteria  menjadi MozReps, GSA, dan HCA umumnya adalah sama, memberikan kontribusi seperti yang sempat saya jelaskan di atas. Selain itu juga ada skill tambahan untuk menunjang ketiganya adalah Bahasa Inggris, karena ketiganya merupakan perusahaan internasional dimana akan ada banyak orang-orang dari berbagai belahan dunia berkumpul, oleh karena itu diperlukan bahasa internasional untuk mempermudah komunikasi.

Bagaimana pengalaman menjadi GSA, HCA, dan MozReps?
Pengalaman menjadi GSA, sangat menyenangkan! Seperti halnya menjadi volunteer/MozReps dan HCA, semuanya membuat saya merasa sangat bangga dapat bergabung bersama mereka. Kecintaan saya pada teknologi membuat saya ingin belajar banyak hal baru dan membagi pengetahuan tersebut kepada beberapa orang lainnya, khususnya para pelajar sebagai generasi teknologi berikutnya.

Apa saja yang dilakukan selama menjadi GSA, HCA, dan MozReps?
Kegiatan keseharian menjadi GSA adalah memperkenalkan dan menjelaskan bagaimana mengoptimalkan beberapa produk Google. Terutama yang berkaitan dengan pendidikan, misalnya Drive, Gmail, Code, Scholar, dll. Memperkenalkan beberapa produk ini dilakukan dalam lingkup kampus untuk teman-teman mahasiswa dan beberapa sivitas pendidikan untuk teman-teman SMA dan SMP.

Berbeda dengan menjadi volunteer di Mozilla, kegiatan keseharian yang saya lakukan adalah memperkenalkan sebuah proyek bernama Webmaker, dimana proyek ini bertujuan untuk membantu generasi teknologi lebih mengenal bagaimana teknologi itu dibuat, khususnya Web. Target utama dalam proyek ini adalah siswa atau pelajar sebagai generasi teknologi masa depan. Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk berkontribusi sebagai volunteer, misalnya bergabung secara langsung di beberapa proyek Mozilla, namun saya lebih tertarik dalam Webmaker karena sesuai dengan disiplin ilmu yang saya ambil di STIKOM Surabaya, yaitu Sistem Informasi, dan kecintaan saya terhadap teknologi.

Page 26 Komputek Edisi 853 - November 2013
Apakah menjadi GSA, HCA, dan MozReps secara otomatis membuat Anda seorang enterphreneur ?
Tentu secara tidak langsung dapat dikatakan demikian, sebagai GSA, saya belajar banyak hal tentang produk Google untuk keperluan bisnis, tidak hanya untuk pendidikan. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat saat saya memutuskan menjadi seorang enterpreneur suatu hari nanti.
  
Menjadi volunteer di Mozilla pun juga memberikan banyak hal bagi saya untuk belajar lebih jauh tentang manajemen dan media promosi yang baik, bahkan yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi non-profit seperti Mozilla sekalipun.

Semua ilmu dan pengetahuan yang saya peroleh inilah yang saya yakini akan sangat bermanfaat bagi saya, terutama dalam menjalin sebuah komunikasi dan hubungan baik dengan beberapa orang/organisasi.


Apakah Anda memiliki proyek atau ide bisnis atau apapun yang Anda lakukan sebelum Anda menjadi GSA, HCA, dan MozReps?
Sebelum menjadi GSA, volunteer/MozReps, dan HCA, saya hanya berpikir untuk segera menyelesaikan kuliah saya dengan baik secepatnya karena setelah itu saya berencana membuat sebuah usaha bersama saudara saya, tentu ide bisnis ini berkaitan dengan teknologi.

Berapa lama masa GSA, HCA, dan MozReps?
Menjadi GSA adalah hal yang sangat membanggakan bagi saya secara pribadi, sayangnya hal ini hanya akan berlaku sekali seumur hidup dan hanya berlaku selama satu tahun dengan status mahasiswa.

Berbeda dengan menjadi volunteer/MozReps yang tidak memiliki batasan waktu untuk bergabung menjadi bagian dari Mozilla.

Dan sebagai HCA, selama Anda adalah mahasiswa, maka selama itu lah Anda akan mendapatkan gelar ini.

Dalam 5 sampai 10 tahun mendatang apa yang akan Anda lakukan ?
Saya ingin segera menyelesaikan kuliah saya di tahun 2014, kemudian saya akan berencana mencari pekerjaan atau mencari beasiswa agar dapat melanjutkan perkuliahan saya di S2 bahkan hingga S3 jika memungkinkan. Bagi saya pendidikan itu juga sangat penting, namun juga harus seimbang dengan aktivitas keseharian kita bersama keluarga dan teman-teman. Kemudian saya juga berencana membangun sebuah bengkel untuk adik saya dan membiayai sekolah adik saya yang saat ini masih duduk di bangku SMP serta jika memungkinkan saya ingin memberangkatkan kedua orang tua ke tanah suci. Dan tentu saja mendapatkan pekerjaan yang baik dan sesuai dengan bidang saya, karena saya yakin dengan kemampuan dan prestasi yang saya miliki saat ini dapat membantu saya untuk meraih cita-cita tersebut.

Dalam event yang baru saja Anda hadiri, seperti apa acara konfrensi Internasional Mozilla Summit 2013 di Santa Clara?
Saya menghadiri beberapa konfrensi internasional pada tahun ini, diantaranya adalah Search Summit with Google di Yogyakarta - Indonesia, Mozilla Summit di Santa Clara - USA, dan Mozilla Festival di London - UK.

Keseluruhan kegiatan ini tentu sangat menarik bagi saya, tidak hanya mendapatkan informasi terbaru seputar dunia teknologi, namun juga berkesempatan bertenu dengan begitu banyak orang baru dari berbagai belahan dunia bahkan terbang ke belahan dubia lain. Saya terpilih sebagai facilitator pada konfrensi Mozilla Summit 2013 dan Mozilla Festival 2013.

Anda datang sebagai pembicara, apakah memang permintaan Mozilla atau ada serangkain tes untuk hadir di acara itu?
Saya datang sebagai pemateri dalam kedua event besar Mozilla, yaitu Mozilla Summit  dan Mozilla Festival untuk tahun ini. Terpilihnya saya sebagai pemateri dalam kedua konferensi internasional tersebut merupakan sebuah bentuk kepercayaan Mozilla terhadap saya. Bagaimana tidak, untuk dapat menjadi pemateri, beberapa orang dari belahan dunia ini mengikuti beberapa tahap seperti proses mengajukan diri dan seleksi oleh pihak Mozilla. Sedangkan saya sangat berterima kasih diminta untuk menjadi pemateri meskipun saya tidak mengajukan diri dan mengikuti beberapa seleksi yang seharusnya ada. Proses pengajuan diri dan seleksi ini sebenarnya saya tidak mencoba untuk melakukannya karena saya berpikir itu pasti akan cukup sulit karena tentu ada standar penilaian Mozilla dalam memilih seseorang menjadi pematerinya.

Kesibukan Anda di luar kampus seperti ini, apakah tidak mengganggu jadwal kuliah Anda?
Saya tetap menjaga keseimbangan perkuliahan saya dan aktivitas yang saya lakukan. Saya tetap fokus dengan tugas saya sebagai mahasiswa, hal ini saya buktikan dengan nilai IPK yang dapat saya jaga dan saya juga mendapatkan beasiswa prestasi penuh dari kampus sehingga saya tidak perlu membayar uang SPP di setiap semesternya dengan tetap mengajukan diri dan mengikuti seleksi pada umumnya. Selain itu saya juga masih tetap aktif dalam menjalankan beberapa penelitian saya di kampus bersama teman-teman dan menjalankan aktivitas seperti biasanya bersama teman-teman dan keluarga. Kuncinya adalah fokus dan memang harus berkorban untuk tidak menyia-nyiakan waktu yang dimiliki, terutama jika Anda masih muda, ada begitu banyak hal positif yang dapat dilakukan untk berprestasi dan membanggakan orang-orang di sekitar Anda hingga Anda juga bermanfaat bagi orang lain.

Beberapa teman kami yang dulu memiliki aktivitas sama seperti Anda, akhirnya memutuskan untuk tinggal dan bekerja diluar negeri. Apakah Anda ada keinginan untuk tinggal di luar negeri?
Saya sangat sayang dengan keluarga, terutama ibunda saya. Keinginan itu tentu saja ada, namun akan saya lakukan jika mendapat restu dari bunda untuk melakukannya. Doa dan restunya sangat berarti bagi saya. Jika Tuhan juga mengijinkan saya ingin terus menuntut ilmu di negeri orang dan kembali ke tanah air untuk membangun Indonesia yang lebih baik lagi. Jika dikaitkan dengan tempat tinggal, saya ingin tinggal dimana pun asalkan tetap dapat memenuhi tanggung jawab saya sebagai seorang anak dan warga negara yang baik.

Saat pingin refreshing aktivitas apa yang biasa Anda lakukan, main game, shopping mungkin?
Saya tidak terlalu suka bermain game atau pergi shopping. Saya sangat mencintai olah raga berenang, jadi jika saya memiliki waktu akan selalu saya usahakan untuk pergi berenang. Selain itu saya juga suka pergi ke bioskop untuk mengambil pesan baru yang disampaikan melalui sebuah film. Di akhir semester, biasanya saya pergi ke luar kota bersama keluarga atau teman-teman, lokasi favorit saya adalah pantai karena saya sangat suka melihat matahari terbit dan terbenam untuk semakin bersyukur atas apa yang telah Tuhan ciptakan. Dulu saya adalah seorang vokalis dalam sebuah band, saya juga hobi bernyanyi, jadi jika ada waktu yang cukup banyak, saya pergi bersama teman-teman untuk mengisi sebuah acara.

Minggu, 14 Juli 2013

Jadi HSA itu Hal Lain yang Gak Kalah "Sesuatu Banget" nya!

            Menjadi bagian dalam sejarah itu pasti 'sesuatu' banget yah! Hahaha.. Tapi tahu kah Anda bahwa semua ini adalah sejarah perjalanan hidup Anda, so ini adalah hal yang gak kalah 'sesuatu' bangetnya!
Nah, kali ini saya akan sedikit bercerita tentang sejarah dalam perjalanan hidup saya yang 'sesuatu' juga, hhehehe.. Berkecimpung di dunia teknologi memang sudah jadi hal yang wajib mengingat saya juga kuliah juga di dunia IT, tapi gimana kalau menjadi bagian dari organisasi internasional yang masih berhubungan dengan teknologi? Wuuiihh, gak kebayang kan sebelumnya. Yep, hal itu juga gak kebayang dipikiran ku. Satu hari sebelum genap berusia 20 tahun, alias 9 April lalu, saya mendapat sebuah email yang isinya kurang lebih begini: #ehem #hhehehe

Email saat terpilih sebagai HootSuite Campus Ambassador

            Rasanya seneng banget deh bisa jadi bagian dari HootSuite! Eitz, btw sudah pada tahu belum HootSuite itu apa sih? Terus apa itu HootSuite Campus Ambassador? Mungkin sebagian orang sudah ada yang tahu tentang keduanya, tapi tenang yang belum tahu juga tetep saya kasik tahu lagi, hhehehe..
Jadi HootSuite adalah social media dashboard yang memungkinkan Anda mengelola semua aku social media, mulai dari Facebook, Twitter, Foursquare, LinkedIn, dalam satu aplikasi. Nah dengan demikian akan membantu pengguna untuk semakin mudah posting update-an terbaru tanpa perlu menjalankan banyak aplikasi sekaligus. Selain efisien, HootSuite bisa ditemukan di perangkat mobile seperti iPhone, iPad, Android, dan Blackberry juga loh! Tidak hanya mendukung Facebook dan Twitter, Anda dapat menambahkan akun seperti Instagram, YouTube, Google+, dan lainnya dalam satu akun HootSuite Anda. Cocok buat Anda yang eksis dijejaring social, cukup login sekali, berasa sudah login di semua akun Anda.
Bagaimana dengan HootSuite CampusAmbassador? Dari namanya sudah pada tahu kan maksudnya seperti apa? Yep, HootSuite Campus Ambassador (HCA) merupakan program dimana HootSuite memiliki beberapa perwakilannya pada sebuah perguruan tinggi untuk dapat berbagi pengetahuan tentang bagaimana memperluas ruang social media di kampus sembari mendapatkan pengalaman berharga berkumpul bersama ambassador lain dari Negara yang berbeda pula. Selain itu juga berbagi tentang tips dan trik bagaimana menggunakan HootSuite serta membangun komunitas HootSuite di kampus.
Lalu bagaimana saya bisa menjadi salah satu bagian dari HAS ini? Ini adalah pertanyaan yang sering saya dapat, hhehehe.. Begini ceritanya.. Pada jaman dahulu kala.. #halah #hhehehe Pada tahun 2012 lalu, saya dan beberapa teman di STIKOM Surabaya mendapat kepercayaan untuk menjadi panitia penyelenggaraan sebuah seminar bersama HootSuite. Kala itu saya masih duduk di Semester 4 dan mendapat kepercayaan menjadi ketua penyelenggara di STIKOM Surabaya, acara tersebut bertemakan “Bagaimana memanfaatkan Social Media Tools secara Optimal” pada 1 Juli 2012 bersama Community Coordinator HootSuite Indonesia, Stephanie Wiriahardja, yang saat ini menjadi Community Manager of Higher Education di HootSuite. Percaya ga kalau Kak Stephanie itu orang Indonesia loh! Cantik lagi! Makin seru deh acaranya, hhehehe.. Ada banyak informasi yang saat itu dibagikan oleh beliau serta ada beberapa swag khusus juga dari HootSuite yang lucu-lucu! 
Swag dari HootSuite pada Acara pertama di STIKOM Surabaya
Selain acara itu, saya juga bekerja sama lagi dengan beliau untuk membuat kegiatan saat STIKOM Festival pada November tahun lalu, meski kali ini beliau tidak hadir secara langsung, tapi beliau mengirimkan video untuk acara tersebut, gak kalah serunya juga karena topic yang dibahas dikaitkan dengan dunia bisnis.
Kedua events ini dapat menjadi semacam nilai tersendiri bagi saya sebelum resmi dipilih menjadi ambassador. Dan yang pasti setelah ini rencananya akan ada beberapa event yang ingin saya selenggarakan untuk semakin mendekatkan teman-teman dengan HootSuite, bisa dibilang promo, tapi intinya adalah bagaimana Anda mengoptimalkan social media dengan teknologi  yang sudah ada saat ini. Tertarik ingin bergabung juga? Ayo jadi HCA di kampus kamu! Apply disini.

Salam Hoot Hoot Yoe! 












Rabu, 15 Mei 2013

MozOnAirSUB: Nge-eksis Sebentar di Pro2 FM sebagai Narasumber


(Dari Kiri) Mbak Dity, Mbak Nindy, dan Yoe One sebelum OnAir

OnAir di sebuah radio di Surabaya memang bukan hal baru buat Yoe yang dulu juga menjadi penyiar radio kampus selama hampir 1 tahun (2011-2012). Tapi jadi narasumber di radio, itu selalu menjadi hal baru buat Yoe. Secara meskipun aktif di kampus, diundang untuk jadi pembicara bukan hal setiap hari yang bisa dilakukan kan?!

Kamis, 09 Mei 2013

Jadi Pembicara Pertama di MozKopDar Madura


Foto bersama peserta MozKopDarMadura.
Setelah kemarin mengunjungi SMA Muhammadiyah 1 Bangkalan dan SMAN 4 Bangkalan di Madura, kini saya dan Mas Benny Chandra kembali mengadakan MozKopDar yang untuk kali pertama diadakan di Madura. Bertempat di Mokko Factory, Plaza Bangkalan, saya dan Mas Benny yang sudah bersiap satu jam sebelum acara di mulai kala itu sudah sibuk mempersiapkan acara yang juga dibantu oleh para teman-teman Plat-M.

Serunya MozSekolah Madura Ingatkan Masa Lalu sebagai Siswa SMA


Foto bersama dengan civitas SMAN 4 Bangkalan

Serasa teringat suasana saat sekolah dulu. Yep, kali ini saya bersama Mas Benny Chandra mewaliki Mozilla Indonesia kembali menyelenggarakan sebuah kegiatan menyenangkan bersama adik-adik Sekolah Menengah Atas (SMA) di Madura. Acara pertama Mozilla di dua sekolah ini juga menjadi kali pertama saya mengunjungi Madura. SMA Muhammadiyah 1 Bangkalan dan SMAN 4 Bangkalan menjadi dua sekolah yang beruntung mendapat kunjungan pertama Mozilla Indonesia di Madura. Penasaran hebohnya bermain dan belajar 'ala Mozilla di Madura? Yuk langsung simak catatan singkat saya berikut ini!

Jadi pengunjung asal Surabaya di Traceroute Party Jakarta

Foto di depan booth Mozilla pada Traceroute Party Jakarta bersama Mbak Rara dan mas Jemmy


Menjalani peran sebagai seorang Mozilla Representative (ReMo) memang menyenangkan. Kali ini saya mendapat kesempatan kembali mengunjungi ibukota negara sebagai ReMo asal Surabaya untuk menghadiri Traceroute Party pada 12-14 April lalu. Meski tak hadir bersama Sang Mentor alias Mas Benny Chandra, namun saya tetap bersemangat untuk bertemu teman-teman ReMo lainnya di Jakarta.

Si imut Kumi hasil buatanku sendiri
Pesta internet yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan ini lah yang menjadi acara dimana Mozilla memarekan kembali Mobile Operating System (OS) terbarunya, Firefox OS pada hari kedua. Mau tahu rangkaian acara di tiga hari yang saya ikuti ini? Bagi yang penasaran, yuk simak catatan saya berikut ini!

Jadi Perwakilan Mozilla Indonesia sekaligus MC di Acara Tata Kelola Internet

Menjadi MC di acara Tata Kelola Internet

Pernah dengar tentang tata kelola internet? Sebenarnya saya juga belum, hhehehe.. Kali ini mewakili Mozilla Indonesia di Surabaya dan juga mewakili Mas Benny, sang mentor ku di Mozillla, #hhehe saya menghadiri sebuah acara yang rupanya juga mendatangkan pembicara luar biasa. Wah, saya langsung memastikan diri untuk ikut, hhehehe..

Donny B.U. saat menyampaikan materi
Bagaimana tidak pembicaranya bahkan juga dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yaitu Bu Mutia Hafidz beserta pembicara lainnya seperti Bapak Ashwin Sasongko dari Kementrian Komunikasi dan Informasi, Pak Donny B.U. dari id-Config, serta Bapak Sammy Pangarepan sebagai Ketua Umum Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII).

Menjadi MC di Firefox OS App Days Jakarta itu "Sesuatu" Banget..

Saat Menjadi MC di acara Firefox OS App Days Jakarta

Inilah acara pertama yang saya hadiri sebagai Mozilla Representative (ReMo) Indonesia, Firefox OS App Days. Sekaligus menjadi pembawa acara di acara yang juga diselenggarakan serentak di 26 negara di dunia pada mulai 19 hingga 26 Januari 2013 secara bergantian ini pun menjadi sebuah kehormatan tersendiri bagi saya. Kala itu Indonesia mendapat jadwal pelaksaan pada 21 Januari, sehingga saya terbang ke jakarta sehari sebelum acara dimulai. 

Narsis dulu sebelum acara dimulai
Acara yang diselenggarakan di Hotel Borobudur Jakarta ini pun dihadiri oleh kurang lebih 80 peserta yang terdiri dari para developer, media, mahasiswa, dan profesional lainnya. Tidak terbayang bagaimana "cenat cenut" hati ku saat itu, #halah lebay hhahaha.. :D Bagaimana tidak, baru pertama menjadi ReMo dan menjadi MC di acara sebesar ini itu memang 'sesuatu' banget..

Jumat, 04 Januari 2013

Firefox OS App Days Jakarta Siap "Guncangkan" Teknologi Indonesia di Awal Tahun


Wah, ada lagi nih acara spesial yang bakal mengguncang Indonesia. Yep, ini dia Firefox OS App Days yang bakal resmi dilaksanakan pada 21 Januari 2013 nanti! Gimana nggak?! Indonesia terpilih sebagai salah satu dari enam negara di Asia yang akan menjadi tempat penyelenggaraan acara yang akan dihadiri oleh 100 orang terdiri dari mahasiswa dan developer Indonesia ini. Keren kan? Buat pembaca yang juga seorang developer, ini bakal jadi kabar gembira! 
Firefox OS App Days Logo

Acara ini akan berlangsung seharian di Hotel Borobudur, Jakarta loh! Gak kebayang serunya seharian membahas teknologi terbaru bersama para ahli kan! Pendaftarannya sendiri sudah dibuka sejak 27 Desember lalu melalui  http://firefoxosappdays-jakarta.eventbrite.com/ dengan  memprioritaskan pada peserta yang berasal dari kalangan pengembang aplikasi, desainer web, dan wiraswasta di bidang teknologi dan informasi.

Apa sih Firefox OS App Days itu?
“Firefox OS App Days” adalah rangkaian acara App Days untuk merayakan kehadiran Firefox OS (sistem operasi mobile oleh Mozilla) yang akan diadakan secara global di lebih dari 25 lokasi di seluruh dunia (24 negara) dalam kurun waktu 19-26 Januari 2013. Keren kan! Di Asia, “Firefox OS App Days” diadakan di Indonesia, Filipina, India, China, Korea Selatan, dan Taiwan. Rangkaian acara ini dirancang dan dilaksanakan oleh staf Mozilla bekerja sama dengan Mozilla Reps dan komunitas Mozilla setempat.

Di Indonesia, acara ini dikoordinasikan sepenuhnya oleh Komunitas Mozilla Indonesia (Mozilla Indonesia Community), hal yang sama juga dilakukan oleh India dan Filipina yang mempercayakan penyelenggaraan kepada komunitas Mozilla setempat.

Selain untuk memperkenalkan Firefox OS dan Firefox Marketplace sebagai sistem operasi dan ekosistem alternatif dalam dunia mobile, tujuan penyelenggaraan acara ini juga untuk memotivasi dan memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya kepada pengembang aplikasi berbasis HTML5 di Indonesia untuk memperkenalkan karyanya secara global. Tuh, ini yang paling ditunggu!

Ada pembicara dari kantor pusat Mozilla yang akan memperkenalkan dan menjelaskan secara detail mengenai Firefox OS dan Firefox Marketplace juga loh! Penjelasan utamanya akan berkaitan dengan peluang besar yang terbuka lebar bagi para pengembang aplikasi Web di Indonesia. Humm, makin penasaran kan? Tunggu aja deh berita selanjutnya di blog ini terkait hal itu!

Acara ini memang bukan ajang kompetisi, tapi pagelaran kesempatan besar untuk memperkenalkan aplikasi Web yang telah dibuat para pengembang aplikasi mulai membuat aplikasi mobile untuk Firefox Marketplace dan ponsel Firefox OS yang akan segera hadir. Peserta cukup datang dengan membawa laptop atau peranti pengembangan aplikasi Anda lainnya.

Sebenarnya apa sih Firefox OS itu?
Firefox OS adalah (Boot To Gecko juga dikenal sebagai B2G) adalah sistem operasi open source untuk smartphone dan tablet yang sedang dikembangkan oleh Mozilla. Ini merupakan implementasi dari aplikasi HTML5 mengintegrasikan hardware perangkat langsung dengan menggunakan JavaScript. http://www.mozilla.org/FirefoxOS

 Nah, itu tadi sekilas tentang acaranya, mau tahu siapa saja yang berada di balik layarnya? Yuk intip!

Tentang Komunitas Mozilla Indonesia
Komunitas Mozilla Indonesia (Mozilla Indonesia) adalah Komunitas yang mendukung semua proyek-proyek Mozilla Foundation di Indonesia. Memulai kegiatannya pada tahun 2004, tepatnya pada bulan November dengan membuat acara peluncuran peramban Mozilla Firefox 1.0 di Jakarta. Komunitas Mozilla Indonesia saat ini memiliki 1 Community Manager, 5 Regional Leader (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar) dan 17 Mozilla Representative Member.

Tentang Mozilla Foundation
Mozilla Foundation adalah sebuah organisasi non-profit yang ada untuk mendukung dan memimpin proyek sumber terbuka Mozilla. Didirikan pada bulan Juli 2003, organisasi menetapkan kebijakan yang mengatur pembangunan, mengoperasikan infrastruktur utama dan mengendalikan merek dagang dan hak cipta Mozilla. Memiliki anak perusahaan kena pajak: Mozilla Corporation, yang mempekerjakan banyak pengembang Mozilla dan menghasilkan Mozilla Firefox (web browser) dan Mozilla Thunderbird (email client). Organisasi ini berbasis di Silicon Valley kota Mountain View, California, Amerika Serikat. http://www.mozilla.org

             Nah, sudah ada gambaran sekilas tentang acara ini dan siapa saja yang terkait dalam acara ini kan? Yep, kalau ada tang ingin bertanya tentang acara ini dapat langsung meninggalkan komentar. Terima Kasih. Semoga bermanfaat. ^_^