Kamis, 29 Desember 2011

Pengertian Penilaian Kinerja adalah,,,,


           Sesuai dengan tugas akhir yang saya dan kelompok saya sampaikan di depan kelas beberapa waktu yang lalu, maka saya akan mengulas khusus untuk pembahasan materi yang diberikan pada pertemuan 7 tanggal 17 Oktober 2011 terkait dengan Penilaian Kinerja.Berikut Penjelasan tentang Penilaian Kinerja termasuk materi yang saya dan kelompok presentasikan:

Menurut materi yang diberikan oleh Bu Diah selaku Dosen Pembimbing:

Penilaian Kinerja

Adalah Proses mengukur prestasi kerja pegawai berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan, dengan cara membandingkan sasaran dengan persyaratan deskripsi pekerjaan yang telah ditetapkan (Utomo, Tri Widodo).
Tujuan & Manfaat
1.        Performance Improvement : memungkinkan pegawai dan manajer untuk mengambil tindakan yang berhubungan dengan peningkatan kinerja.
2.       Compensation Adjustment: membantu pengambil keputusan untuk menentukan siapa saja yg berhak meneriman kenaikan gaji
3.       Placement decision: Menentukan promosi, transfer, dan demosi.
4.       Training and Development needs: mengevaluasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan.
5.       Career planning & development: memandu untuk menentukan jenis dan potensi karir yang dapat dicapai.
6.       Staffing process deficiencies: mempengaruhi proses perekrutan pegawai.
7.       Informational inaccuracoes and job-design errors: membantu menjelaskan kesalahan.
8.       Equal employment opportunity: menunjukkan tidak adanya perbedaan/diskriminasi dalam penempatan.
9.       External challenges: mengetahui faktor luar yg mengganggu kinerja pegawai.
10.   Feedback: umpan balik untuk individu/perusahaan.

Elemen Penilaian Kinerja
Performance Standart
    - Validitas: keabsahan standar penilaian (sesuai dan relevan dengan jenis 
      pekerjaan yg akan dinilai).
    - Agreement: standart penilaian disetujui dan diterima oleh semua pegawai.
    - Realistis: dapat dicapai sesuai dengan kemampuan.
    - Obyektif: Mampu mencerminkan keadaan yg sebenarnya tanpa 
      menambah/mengurangi kenyataan.
Criteria for Managerial Performance
    - People-based criteria: dibuat berdasarkan kemampuan pribadi.
    - Product-based criteria: kriteria dibuat berdasarkan jenis outpun yang
      akan dicapai.
    - Behaviour-based criteria: dibuat berdasarkan perilaku-perilaku yg 
      diharapkan sesuai dengan aspek-aspek hukum, dan etika.
Performance Measures
    - Menggunakan sistem penilaian yg relevan

Sumber data
Sumber data untuk ukuran penilaian kerja :
   - Data produksi (langsung/tak langsung)
     Data personalia :
• Ketidakhadiran, keterlambatan, masa kerja, lamanya pelatihan,
   kejadian lainnya.
    - Pertimbangan lainnya
• Hambatan politis (kejadian yang umum terjadi dalam organisasi)
• Hambatan antar pribadi (antar karyawan)

Masalah dalam Penilaian Kinerja
- Halo Effect_satu aspek penilaian mempengaruhi aspek lainnya
- Liniency Effect_harus berbuat baik pada pegawai
- Severity Effect_harus menekan pegawai
- Central Tendency_menilai rata-rata
  Assimilation Effect_penilai cenderung menyukai pegawai yang mempunyai 
  ciri-ciri atau sifat seperti mereka
- Differential Effect_ penilai cenderung menyukai pegawai yang mempunyai 
  ciri-ciri atau sifat yg tidak ada pada dirinya
 Recency Effect_memberikan penilaian atas dasar perilaku yang baru
   disaksikan

Format penilaian
- Siapa yang melakukan penilaian
Kapan penilaian dilakukan
- Instrumen yang digunakan
Proses Penilaian Kinerja

Untuk Melihat Hasil Laporan Penelitiian Penilaian Kinerja, Dapat diunduh disini.




2 Komentar: