Senin, 12 September 2011

Pemrograman Berorientasi Objek ( PBO )



PENGERTIAN BERORIENTASI OBYEK
          Yang dimaksud dengan “object-oriented” adalah bahwa meng-organisasi software sebagai kumpulan dari objek-objek diskrit yang bekerja sama antara “data structure” dan “behaviour”.
Paradigma berorientasi obyek
          Object and Class
          Abstraction
          Inheritance
          Polymorphism
          Encapsulation
          Message sending
          Assosiations
          Aggregation
ABSTRACTION
          Abstraction secara sederhana dikatakan filter property dan operasi obyek-obyek.
          Type yang berbeda dari persoalan memerlukan nilai informasi yang berbeda, sehingga hanya attribut-attribut dan operasi-operasi yang diperlukan saja yang didefinisikan. Metode ini dikenal dengan istilah abstraction dari suatu obyek.
ENCAPSULATION
          Ketika seseorang menonton televisi, biasanya seseorang tersebut tidak memperdulikan tentang kompleksitas rangkaian elektronika yang ada di dalamnya, mereka tidak memperdulikan bagaimana rangkaian elektronika itu bekerja, mereka hanya memperhatikan tombol-tombol apa saja yang bisa digunakan untuk mengoperasikannya. Konsep ini dikenal dengan istilah encapsulation, yaitu menyembunyikan operasi-operasinya dari dunia luar dan dari obyek-obyek lain.
INHERITANCE
          Obyek adalah instance suatu kelas, maka obyek mempunyai semua karakteristik dari suatu kelas. Attribute dan operasi yang ditentukan dalam kelas akan ter-inheritance ke masing-masing obyek dalam kelas tersebut.
          Kelas dapat pula mewarisi sifat-sifat kelas lainnya. Washing machine, refrigenerator, microwave ovens, radio, televisi dan sebagainya adalah class peralatan listrik, mereka mewarisi attribute dari class peralatan misalnya type, dan mewarisi operasi misalnya turn-on dan turn off.
POLYMORPHISM
          Kadang-kadang sebuah operasi mempunyai nama yang sama pada class yang berbeda. Sebagai contoh, membuka jendela, membuka pintu, membuka surat kabar, membuka percakapan. Dalam masing-masing  persoalan dapat dilakukan operasi yang berbeda-beda walaupun dengan nama yang sama. Konsep di atas dikenal dengan istilah polymorphism, yaitu suatu opersi dengan nama yang sama, tetapi jika dikenakan pada obyek yang berbeda akan mengakibatkan operasi yang berbeda.
OBJECT AND CLASS
          obyek, yang kongkrit atau tidak, adalah segala sesuatu disekitar kita. Obyek-obyek yang menyusun dunia ini.  Amir, ali, andy adalah contoh obyek dari kelas manusia. Obyek mempunyai attribut dan operasi. Attribut dari obyek di atas adalah umur, tinggi, berat dsb. Sedangkan operasi dari obyek di atas adalah makan, minum, tidur, membaca dsb.
          Kelas adalah sebuah katagori, ia merupakan katagori dari obyek-obyek yang mempunyai attribut dan operasi yang sama.
ASSOCIATION
          Sebagai contoh, saat seseorang turn-on sebuah televisi maka menurut terminologi object-oriented, seseorang tersebut sedang ber-assosiasi dengan televisi.
          Kadang-kadang sebuah obyek mungkin diassosiasikan dengan obyek lainnya dalam lebih dari satu cara, jika co-worker anda adalah juga teman anda, maka anda sedang “is the friend of” assosiation dan sekaligus “is the coworker of” assosiation.
          Sebuah class dapat diassosiasikan dengan lebih dari satu class. Seseorang dapat mengendarai sebuah mobil, dan seseorang juga dapat mengendarai sebuah bus.

0 Komentar:

Posting Komentar