Rabu, 14 September 2011

Pengertian Visualisasi Informasi ( VI ) adalah....

Visualisasi Informasi adalah rekayasa dalam pembuatan gambar, diagram atau animasi untuk penampilan suatu informasi, Secara umum, visualisasi dalam bentuk gambar baik yang bersifat abstrak maupun nyata telah dikenal sejak awal dari peradaban manusia. Contoh visualisasi informasi struktur tree dan grafik.



Visualisasi Informasi memiliki tujuan yaitu :
• Mengeksplor
• Menghitung
• Menyampaikan

Mengapa Visualisasi Informasi sangat dibutuhkan oleh kita?.
• Pengenalan pola; manusia bisa: scanning, recognizing, remembering images
• Gambar memungkinkan pembandingan dengan: panjang, bentuk, orientasi, tekstur
• Gambar animasi membedakan perjalanan waktu
• Warna membantu perbedaan

Dukungan Komputer Dalam Proses Visualisasi Informasi
1. Menyimpan Data Komputer. Komputer memungkinan teknik penyimpnan data yang lebih murah dibandingkan dengan cara konvensional (menggunakan kertas). Data-data bisa disimpan dalam bentuk digital
2. Proses Komputasi. Komputer dapat meningkatkan kecepatan akses pada data digital yang tersimpan untuk keperluan eksplorasi.
3. Penyajian Informasi. Komputer memungkinkan penyajian informasi ke dalam berbagai bentuk yang dapat disesuaikan dengan keinginan.

Model Dasar Proses Visualisasi Informasi
Data mentah (dalam format yang tak tentu) akan diolah sedemikian rupa sehingga bisa diekstrak dan disaring menjadi bentuk data yang dapat dianalisis (proses abstraksi data) seperti data dalam struktur pohon, vektor dan metadata. Data abstrak ini kemudian akan dipetakan (proses visualisasi data abstrak) dalam berbagai bentuk representasi seperti Grafik, Map dsb. Representasi ini kemudian akan dirender menjadi Gambar. Di dalam bentuk sebagai Gambar, data memiliki parameter grafik yang bisa diatur seperti posisi, skala, perbesar/perkecil.

Pada saat ini visualisasi telah berkembang dan banyak dipakai untuk keperluan ilmu pengetahuan, rekayasa, visualisasi disain produk, pendidikan, multimedia interaktif, kedokteran, dll. Pemakaian dari grafika komputer merupakan perkembangan penting dalam dunia visualisasi, setelah ditemukannya teknik garis perspektif pada zaman Renaissance. Perkembangan bidang animasi juga telah membantu banyak dalam bidang visualisasi yang lebih kompleks dan canggih.

Visualisasi (Inggris: visualization) adalah rekayasa dalam pembuatan gambar, diagram atau animasi untuk penampilan suatu informasi. Secara umum, visualisasi dalam bentuk gambar baik yang bersifat abstrak maupun nyata telah dikenal sejak awal dari peradaban manusia. Contoh dari hal ini meliputi lukisan di dinding-dinding gua dari manusia purba, bentuk huruf hiroglip Mesir, sistem geometri Yunani, dan teknik pelukisan dari Leonardo da Vinciuntuk tujuan rekayasa dan ilmiah, dll.


Visualisasi saat terjadi tabrakan mobil dengan menggunakan analisa elemen hingga

Pada saat ini visualisasi telah berkembang dan banyak dipakai untuk keperluan ilmu pengetahuan, rekayasa, visualisasi disain produk, pendidikan,multimedia interaktif, kedokteran, dll. Pemakaian dari grafika komputer merupakan perkembangan penting dalam dunia visualisasi, setelah ditemukannya teknik garis perspektif pada zaman Renaissance. Perkembangan bidang animasi juga telah membantu banyak dalam bidang visualisasi yang lebih kompleks dan canggih.


Sumber : http://taufikprasetyo.blogspot.com/2010/05/visualisasi-informasi.html



Tugas Pertemuan 2

Hubungan antara gambar dan kata dibagi menjadi 3 macam, yaitu syntactic, semantic dan pragmatic/paradigmatic. Masing-masing akan dijelaskan setelah kita mengerti terlebih dahulu tentang, gambar dan kata itu sendiri.

     ·         Gambar adalah bahasa rupa yang punya banyak makna, karena tiap orang punya budaya dan latar belakang yang berbeda.

     ·         Kata adalah kumpulan dari huruf yang jika digabungkan dapat memiliki banyak arti, kata meliputi bahasa, teks verbal, atau wacana.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang hubungan kata dan gambar:

   1.     Semiotic disebut juga sebagai ilmu tentang tanda-tanda, artinya fenomena social atau masyarakat dan kebudayaan itu merupakan bentuk tanda-tanda. Semiotik juga mempelajari sisem, aturan, konvensi, yang memungkinkan tanda-tanda tersebut memiliki banyak arti.

Semiotik menurut Charles S. Pierce

·         Tanda dalam gambar dapat dilihat dari jenis tanda yang digolongkan dalam semiotika. Pierce membagi tanda menjadi tipe, icon, indeks dan symbol.

·         Pierce merasa bahwa ini merupakan model yang bermanfaat dan fundamental mengenai sifat tanda.

o   Tanda adalah sesuatu yang memiliki sesuatu.

o   Ikon adalah hubungan tanda dan objek yang mirip seperti yang asli walaupun yang asli tidak berwujud nyata.

o   Indeks mewakili hubungan sebab akibat.

o   Symbol merupakan tanda berdasarkan konvensi, peraturan atau perjanjian yang disepakati bersama. Contoh; gambar Garuda bagi Negara Indonesia.


   2.    Syntactic adalah tanda tidak bisa berdiri sendiri. Contoh, baju hitam yang melambangkan kematian.  Bentuk ini bertujuan agar sebuan visualisasi tanda yang tercipta sama dengan persepsi masyarakat sesuai dengan kesepakatan di suatu daerah tertentu. karena dari contoh diatas merupakan tanda warna secara global, namun disuatu wilayah tertentu seperti di India, baju yang melambangkan kematian adalah warna putih.


   3.    Semantic adalah hubungan yang mengarah ke bahasa dan makna.  Artinya bahasa menghasilkan makna kasar dan halus, hal ini akan menerangkan makna yang dimiliki oleh setiap gambar. 

   4.    Pragmatic/Paradigmatic adlah ilmu tentang bagaimana tanda itu dimaknai, dipahami, dan dipraktikan sesuai kepentingan, kegunaan, dan latar belakangnya. arti sebuah gambar biasanya berasal dari pengetahuan awal seseorang pada masa lalu, oleh sebab itu dibutuhkan ketegasan antara gambar dan penjelasannya agar didapat pengetahuan yang sesuai dengan maksud pemberi tanda.

    Pertemuan 3

   DATA

  •     Data mengacu pada abstrak terendah atau masukan mentah yang bila diproses menghasilkkan output bermakna.
  •      Data berarti simbol
  •      Suatu bahan baku yang berkaitan dengan fakta, peristiwa, dan transaksi
  •      Dapat berupa angka, karakter, simbol, atau gambar
  •      didapat dari pengamatan atau rekaman
       Sehingga dapat disimpulkan bahwa data adalah tingkatan dasar pengetahuan yang berdiri sendiri dan merupakan hal yang belum signifikan.

    INFORMASI 
  •     Hasil olahan data
  •     Suatu konsep yang digunakan di banyak tempat
  •     Data yang bermanfaat bagi orang yang menerimanya
  •     Data yang menyediakan jawaban dari pertanyaan 5W+1H   
    Fungsi Informasi:
  •    Stimulus mental
  •     Persepsi
  •     Representasi
  •     Pengetahuan  
  •     Instruksi
    Cara memperoleh data/ tingkatan data:
   

   Karakteristik Data:
  •    Terlalu banyak informasi
  •    Pengumpulan data
  •    Data tidak selalu sama
  •    Berpikir tentang data
  •    What is the question?
  •    A combination of many disciplines
  •    Proses
   Pengelompokan Data:
  •    Acquire: memperoleh data
  •    Parse: mengurai data menjadi struktur data yang diperlukan dan tidak diperlukan
  •    Filter: menyaring data yang dibutuhkan
  •    Mine: mengolah data menjadi pengetahuan
  •    Represent: memilih/ mewakili model visual dasar
  •    Refine: memperhalus/memperjelas data representasi
  •    Interact; memanipulasi data/mengontrol fitur apa saja yang perlu ditampilkan
     
       Pertemuan 4
Foundation for a Science of Data Visualization (2)
    
    Tujuan dari visualisasi
             Tujuan dari visualisasi data adalah bagaimana dapat mengelola data dalam jumlah yang besar ini dan bagaimana sistem komputer membantu kita dalam tugas mengelola data yang besar :
  •   Visual Data membantu menangani banjir informasi dengan cara mengintegrasikan manusia dalam proses analisis data.
  •   Visual Data memungkinkan pengguna untuk mendapatkan wawasan yang dalam tentang data, kesimpulan dari data gambar dan langsung berinteraksi dengan data.


     Keuntungan  Teknik Visualisasi
  •   Eksplorasi visual data dapat dengan mudah mengangani data yang sangat besar, sangat homogen dan noisy sejumlah data.
  •   Eksplorasi visual data tidak membutuhkan pemahaman tentang matematika yang kompleks dan logika statistik.
  •   Teknik visualisasi memberikan gambaran kualitatif yang berguna untuk analisis kuantitatif lebih lanjut
  •   Memberikan perspektif baru pada data.
  •   Memungkinkan viewer untuk cepat memahami "gambaran umum“.
  •   Dapat digunakan untuk mencari nilai yang hilang di antara beberapa titik data yang telah diketahui.
  •   Dapat dibuat "user friendly“
  •   Cepat menciptakan atau memodifikasi kumpulan data dengan memanipulasi objek grafis pada layar komputer.
  •   Mudah untuk menemukan kesalahan dalam inkonsistensi data dalam jumlah besar.
    Tipe Data
         Jika tujuan dari visualisasi adalah mengubah data perseptual ke dalam format visual yang efisien, dan jika kita ingin membuat statement tentang data yang umum, kita harus mampu mengatakan sesuatu tentang jenis data yang dapat di visualisasikan. Menurut Bertin (1977), Sebuah ide yang digunkan untuk membagi data ke dalam entitas dan relational. Ada dua bentuk data :
  1.    Data Nilai
  2.    Struktur Data

  •    ENTITAS. Sebuah objek yang ingin divisualisasikan / objek yang menarik
  •    RELATIONSHIPS. Relationships membentuk struktur dari entitas relationship
  •    ATTRIBUT. Properti dari entitas atau relationship yang tidak dapat berdiri secara independen.
     Atribut Quality

                Attribute quality sering digunakan untuk menggambarkan metode visualisasi data dengan dan menerangkan kualitas attribut itu sendiri. Sebuah cara yang berguna untuk mempertimbangkan kualitas data adalah taksonomi. Skala nomor ditetapkan oleh statistik SS Stevens (1946). Menurut Stevens, ada empat tingkat pengukuran : Nominal, Ordinal, Interval dan skala ratio.

  •    Nominal adalah Fungsi pelebelan. Ex : buah dapat diklasifikasikan dalam jambu, jeruk dll
  •    Ordinal kategori meliputi nomor yang digunakan mengorder hal-hal dalam urutan. Ex : barang tertentu datang sebelum atau sesudah barang lain datang
  •    Interval adalah suatu pengukuran untuk mendapatkan kesenjangan nilai antar data. Ex : Waktu keberangkatan dan waktu kedatangan pesawat terbang
  •    Ratio : dengan skala rasio, kita memiliki kekuatan ekspresif penuh terhadap bilangan real. Ex : kita bisa membuat pernyataan seperti “Objek A dua kali lebih besar dari pada objek B”.
            Dalam prakteknya, hanya tiga tingkat Stevens pengukuran yang secara luas digunakan. Basis class data yang khas sering digunakan dalam visualisasi telah sangat dipengaruhi oleh tuntutan pemrograman komputer :
  1.    Category Data
  2.    Integer Data : This is like his ordinal class in that it is discrete and ordered.
  3.    Real-number data : This combines the properties of interval and ratio scales.
     Atribut 1D, 2D, dan 3D

            Sebuah atribut dari suatu entitas dapat memiliki beberapa dimensi. Kita dapat memiliki kuantitas skalar tunggal, seperti berat seseorang. Kita dapat memiliki kuantitas vektor, seperti arah di mana orang yang bepergian. Tensor orde yaitu jumlah yang menggambarkan kedua arah dan pergeseran kekuatan.

     Sumber dari Data :
  •    Survey
  •    Eksperiment
  •    Observasi
  •    Database Operasional Database ini berisi transaksi bisnis yang sedang berlangsung. Database jenis ini diakses terus-menerus dan diperbarui secara teratur.
  •    Data Warehouse Sebuah gudang data adalah salinan dari data yang dikumpulkan dari yang lain sumber dalam suatu organisasi yang telah dibersihkan, normalisasi dan dioptimalkan untuk membuat keputusan, database jenis ini diperbarui tetapi tidak sesering database operasional.
  •    Historical Databases Databases are often used to house historical polls,surveys and experiments.
  •    Purchased data Penggabungan dari data internal yang ada dengan data dari eksternal.

     Data Understanding
          • Data Tables
          • Continuous and Discrete Variables Sebuah kategorisasi awal yang berguna untuk mendefinisikan setiap variabel yang dapat diambil dalam hal ini adalah jenis nilai, berikut ini adalah daftar istilah deskriptif untuk kategori variabel:
      •    Konstan: Sebuah variabel dimana setiap nilai data adalah sama.
      •    Dikotomis: Sebuah variabel di mana hanya ada dua nilai.
      •    Diskrit : variabel yang hanya dapat mengambil nilai-nilai tertentu (baik teks atau angka).
      •    Kontinu: Sebuah variabel yang memiliki nilai numerik yang tak terbatas dalam kisaran tertentu.
         • Scales of Measurement Skala variabel menunjukkan akurasi di mana data telah diukur. Klasifikasi ini memiliki implikasi untuk jenis analisis yang dapat dilakukan terhadap variabel tersebut.
         • Roles in Analysis Hal ini juga berguna untuk berpikir tentang bagaimana variabel akan digunakan dalam analisis berikutnya. Contoh peran dalam analisis data
      •    Label : Variabel yang menjelaskan pengamatan individu dalam data.
      •    Deskriptor : variabel ini hampir selalu dikumpulkan untuk mengambarkan suatu observasi
      •    Respon : variabel ini yang diprediksi dari model prediktif 
         • Distribusi Frekuensi Distribusi frekuensi didasarkan pada jumlah nilai atau rentang nilai (dalam hal skala interval atau rasio).

          Data Preparation
                  Setelah dilakukan karakterisasi data awal, sekarang saatnya untuk menganalisis lebih lanjut dan mengubah kumpulan data sebelum memulai analisis apapun. Data harus dibersihkan dan diterjemahkan ke dalam bentuk yang cocok untuk analisis data. Proses ini akan memungkinkan kita untuk menjadi akrab dengan data dan keakraban ini akan bermanfaat untuk 3 analisisi berikutnya.
              3 Analisis Data Preparation :
                

      •   Cleaning the Data. Hal ini bermanfaat untuk memahami akurasi data yang dikumpulkan serta mengoreksi kesalahan apapun.
      •   Removing Variables. Korelasi antara beberapa variabel dapat mengidentifikasi variabel-variabel yang tidak memberikan informasi tambahan untuk analisis dapat dihilangkanya dapat dihilangkan.
      •   Data Transformations. Data transformation penting untuk mempertimbangkan penerapan transformasi matematis tertentu untuk data, karena banyak data analisis akan mengalamai kesulitan untuk memahami data dalam bentuk baku Beberapa transformasi data yang harus dipertimbangkan termasuk normalisasi,value mapping, discretization, dan agregasi.

      1.    Normalization Normalisasi adalah proses dimana kolom numerik ditransformasi menggunakan fungsi matematika untuk membuat rentang data baru. Hal ini penting karena 2 alasan :
                  a. analisis data harus memperlakukan semua variabel sama sehingga satu kolom tidak

                      memiliki pengaruh yang lebih atas yang lain karena rentang yang berbeda.
             b. analisis data memerlukan data yang akan dinormalisasi sebelum analisis, seperti          

                      jaringan saraf tiruan      
       2. Value Mapping Untuk menggunakan variabel yang telah ditugaskan sebagai ordinal dan

                digambarkan dengan menggunakan nilai-nilai teks dalam metode analisis numerik
                tertentu, maka diperlukan cara untuk mengubah nilai-nilai variabel menjadi angka. 
           3. Discretization Diinginkan untuk mengkonversi data menjadi lebih luas
           4. Aggregation Variabel yang mungkin tidak ada dalam pengumpulan data, tapi mungkin
              diturunkan dari variabel lain yang hadir
           5. Segmentation Segmentasi data dapat mempercepat analisis apapun. Salah satu
              pendekatan adalah untuk mengambil subset acak.   


        Pertemuan 8
         

                   Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).

                        Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

                        Ada beberapa prinsip umum yang harus diingat ketika mendesain data grafis.
      •Show the data : data grafis harus menarik perhatian pada rasa dan substansi data, bukan untuk sesuatu yang lain (Tufte, 1983).
      •Simplify : pilih grafis yang paling efisien mengkomunikasikan informasi dan menggambar sesederhana mungkin.
      •Mengurai Kekacuan : kekacauan berasal dari dua sumber. Sumber pertama adalah tanda di gambar yang hanya kerumunan ruang atau mengaburkan data. Sumber kedua dari kekacauan adalah dekorasi dan hiasan artistik.
      •Merevisi : Setiap penulis yang baik akan memberitahu anda bahwa kerja keras menulis adalah menulis ulang.
      •Be Honest : Sebuah grafis mengatakan kebenaran ketika “representasi visual data konsisten dengan representasi numerik” (tufte, 1998), berikut adalah beberapa cara  untuk mendistorsi data grafik:
                       •Menyesuaikan trend untuk melebih-lebihkan atau mengecilkan aspek rasio grafik
                       •Manipulate the scale : distorsi ini dicapai melalui penggunaan skala dengan
                                                          interval tidak teratur.
      Ketika merancang tata letak grafik, penting untuk menyadari tentang visual hierarchy, the visual flow, and the grouping of elements
      Grouping of element
      Elemen grafis yang dianggap sebagai bagian dari kelompok ketika :
      •Mereka berdekatan (jarak).
      •memiliki warna sama atau shading (kesamaan).
      •Selaras sepanjang garis tak kasat mata atau kurva (continuity)
      •diposisikan sehingga mereka tampa dalam bentuk tertutup (penutupan)
       Visual Flow
                         Aliran flow menggambarkan jalan mata seperti scan halaman. Seperti membaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan, tetapi hal ini dapat dikendalikan dengan menciptakan focal point. Sama seperti kata-kata yang digaris bawahi yang digunakan untuk penekanan kata.
       Visual Hierarchy 
                        Setiap halaman memiliki hirarki visual. Sebuah hirarki visual yang membuat beberapa konten tampil lebih penting daripada konten lainnya. Hal ini dapat dilakukan dengan :
      1.Memindahkan konten ke sudut kiri atas
      2.separating different components with white space
      3.using larger and bolder fonts
      4.menggunakan latar depan yang kontras dan latar belakang warna.
      5.aligning it with other elements
      6.indenting it, which logically moves the indented content to a deeper level in the hierarchy than the  element above it.

      3 Komentar:

      1. dengan memvisualisasikan informasi yg kita punya, ada dua hal yg bisa kita dapat: menyampaikannya kepada oranglain DAN menstimulasi pemaknaan yang lebih baik dari orang yang melihatnya. cmiiw

        thanks sharing ilmunya, nice post :)

        http://dias.febrisahrozi10.student.ipb.ac.id/

        BalasHapus
      2. Ass...saya tidak menyanka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan ini semua berkat bantuan MBAH RAWA GUMPALA,saya yang dulunya bukan siapa-siapa bahkan saya juga selalu dihina orang dan alhamdulillah kini sekaran saya sudah punya segalanya,itu semua atas bantuan beliau.Saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan nomor dan dana ghaibnya,alhamdulillah kini saya sudah bisa membuka usaha kembali yang dulunya pakum karna masalah faktor ekonomi dan kini kami sekeluarga sudah sangat serba berkecukupan dan tidak pernah lagi hutang sana sini,,bagi anda yang punya masalah keuangan jangan sungkan-sungkan untuk menhubungi MBAH RAWA GUMPALA karna insya allah beliau akan membantu semua masalah anda dan baru kali ini juga saya mendaptkan para normal yang sangat hebat dan benar-benar terbukti nyata,ini bukan hanya sekedar cerita tapi inilah kisah nyata yang benar-benar nyata dari saya




        (((( BUKA BLO DANA GHAIB DAN NOMOR GHAIB MBAH RAWA GUMPALA ))))







        Ass...saya tidak menyanka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan ini semua berkat bantuan MBAH RAWA GUMPALA,saya yang dulunya bukan siapa-siapa bahkan saya juga selalu dihina orang dan alhamdulillah kini sekaran saya sudah punya segalanya,itu semua atas bantuan beliau.Saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan nomor dan dana ghaibnya,alhamdulillah kini saya sudah bisa membuka usaha kembali yang dulunya pakum karna masalah faktor ekonomi dan kini kami sekeluarga sudah sangat serba berkecukupan dan tidak pernah lagi hutang sana sini,,bagi anda yang punya masalah keuangan jangan sungkan-sungkan untuk menhubungi MBAH RAWA GUMPALA karna insya allah beliau akan membantu semua masalah anda dan baru kali ini juga saya mendaptkan para normal yang sangat hebat dan benar-benar terbukti nyata,ini bukan hanya sekedar cerita tapi inilah kisah nyata yang benar-benar nyata dari saya.

        BalasHapus
        Balasan
        1. SAYA SEKELUARGA INGIN MENGUCAPKAN BANYAK TERIMAH KASIH KEPADA AKI NAWE BERKAT BANTUANNNYA SEMUA HUTANG HUTANG SAYA SUDAH PADA LUNAS SEMUA BAHKAN SEKARAN SAYA SUDAH BISA BUKA TOKO SENDIRI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN AKI YG TELAH MEMBERIKAN ANKA JITUNYA KEPADA SAYA DAN ALHAMDULILLAH ITU BENER2 TERBUKTI TEMBUS..BAGI ANDA YG INGIN SEPERTI SAYA DAN YANG SANGAT MEMERLUKAN ANGKA RITUAL 2D 3D 4D YANG DIJAMIN 100% TEMBUS SILAHKAN HUBUNGI AKI NAWE DI 085-218-379-259 ATAU KLIK SITUS KAMI PESUGIHAN TAMPA TUMBAL NYATA

          Hapus