Minggu, 27 Februari 2011

Konsep Hypertext Markup Language

Definisi Markup Language
Markup language adalah sejenis pengkodean pada teks yang merepresentasikan teks sebagai suatu struktur detil tentang teks yang diperlihatkan.
Pada markup language modern, penggunanya yang sangat menyebar adalah HTML dan XML.

Web Page
Web adalah sarana yang dapat membantu anda untuk mengemukakan ide-ide anda. Dalam merancang sebuah web site, sebaiknya anda menentukan :
          Tentukan tujuan membuat website.
          Tentukan halaman-halaman web apa yang diperlukan untuk website tersebut.
          Tentukan sasaran pembaca web yang anda buat.
          Usahakan menambah suara, gambar, animasi atau fitur-fitur agar web anda terlihat menarik.

Struktur Web Page
Sebelum mulai membuat dokumen web. Hal paling mudah kita lakukan adalah dengan membuat struktur / bagan dari rancangan web yang akan kita buat dengan jelas dan tidak menyimpang dari tujuan dan sasaran yang telah di tentukan. Hal-hal yang perlu disampaikan antara lain adalah :
       Pembukaan: memperkenalkan dokumen anda kepada pembaca disertai dengan ulasan ringkas tentang maksud dokumen tersebut
       Menu utama: memperlihatkan isi dari seluruh web site anda
       Penutup: anda bisa menggunakan bagian ini untuk membuat suatu ringkasan atau meminta saran dan pendapat pembaca.

Hyper Text Markup Language (HTML)
              HTML adalah bahasa yang digunakan untuk mendeskripsikan halaman web. HTML adalah bahasa markup, bukan bahasa pemrograman. Bahasa markup adalah serangkaian tag markup untuk menjelaskan web.Tag markup HTML biasanya disebut tag HTML, yaitu sebuah kata kunci yang dikelilingi oleh tanda kurang siku seperti <html>. Tag HTML biasnya ditulis berpasangan seperti <br> dan </br>Dokumen HTML mendeskripsikan halaman web yang berisi tag HTML dan teks biasa. Dokumen HTML biasanya disebut juga halaman web.

Struktur Dokumen HTML
Dokumen HTML disusun tiga bagian, yaitu:
            1. Pasangan tag berbentuk <html> dan </html>
2. Bagian kepala disimbolkan <head> dan </head>, jika ingin menambahkan judul dapat ditulis dengan <title> dan </title>
3. Bagian badan disimbolkan dengan tag <body> dan </body> yang berfungsi untuk mensetting atribut diseluruh dokumen

Gunakan Huruf Kecil (Lowercase)
            Kebiasaan kita dalam membuat HTML, hurufnya kapital bahkan dicampur aduk dengan huruf kecil. Seperti contoh di bawah ini;
<table WIDTH=100%”>
      <TR>
           <TD> Contoh Teks</TD>
       </TR>
</table>
                Di dalam HTML kode seperti itu salah, harus selalu menggunakan huruf kecil agar web menjadi standar walaupun hasilnya di browser sama saja.

Hindari Pasang Tag yang Berpotongan dengan Pasangan Tag Lain
                Sebuah tag bisa berada dalam pasangan tag lain. Tag seperti ini disebut tag berkalang (nested tag), contoh;
<html>
      <head>
           <title>Nested Tag</title>
       </head>
</html>              
                Jika anda menuliskan pasangan tag, pastikan tag ditulis dengan benar. Pasangan tag yang berpasangan dengan tag lain akan membuat sistem menjadi eror dan bukan bahasa HTML lagi.
Contoh penulisan yang salah:
<html>
      <head>
            <title>
            <body>
                   Contah HTML yang salah
             </title>
       </haed>
            </body>
</html>
Ket: terjadi kesalahn letak pada tag <head> dan tag <body>.

Extensible Hyper Text Markup Language (XHTML)
                XML atau Extensible Markup Language adalah bahasa markup seperti HTML, tetapi XML lebih penggunaannya lebih terstruktur, slah sedikit saja maka aplikasi yang dapat membaca XML akan gagal membaca file XML anda.
Perbedaan antar XML dan HTML:
  •          HTML didesain untuk menampilkan data
  •         XML didesain untuk mendeskripsikan data

Cotoh syntax XML;
<?xml version=”1.0” encoding=”UTF-8”?>
<profil>
                <deskripsi>
                                <nama>Yoe One</nama>
                                <bagian>Mahasiswa S1 Sistem Informasi</bagian>
                </deskripsi>
                <hobi>
                                <pertama>Berenang</pertama>
                                <kedua> Tidur</kedua>
                </hobi>
</profil>

Sejarah XHTML
            Karena itu W3C mengeluarkan standar baru untuk menggabungkan kekuatan HTML dan XML yaitu XHTML.  XHTML dapat dibaca oleh semua alat yang mampu XML dan browser-browser kuno juga mampu membacanya.
Mengapa harus standart?
  • ·         Tidak semua browser bisa membaca kode HTML yang tidak standart
  • ·         Kode XHTML lebih terstruktur maka search engine dapat lebih mudah mengindeks website anda

XHTML saat ini memiliki tige versi, yaitu XHTML 1.0, XHTML 1.1, dan XHTML 2.0 (dalam pengembangan). Apabila anda masih beralih dari HTML ke XHTML, gunakanlah XHTML 1.0, karena XHTML 1.1 sudah banyak perubahan apalagi XHTML 2.0.
XHTML 1.0 dibagi menjadi tiga tipe dokumen, yaitu;
·         STRICT, digunakan apabila anda ingin kode yang benar-benar terstruktur.
Contoh;
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
·         TRANSITIONAL, digunakan apabila anda ingin tampilam ditampilkan dalam file XHTML tidak di CSS.
Contoh;
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
·         FRAMESET, digunakan apabila anda ingin menggunakan frame.
Contoh;
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Frameset//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-frameset.dtd">   
                                       
Browser
                Browser adalah suatu perangkat lunak yang digunakan untuk menampilkan halaman-halaman website yang berada di internet. Beberapa Contoh Browser Yang Sering Digunakan :
          Internet Explorer
          Mozilla Firefox
          Google Chrome
          Opera

0 Komentar:

Posting Komentar